Politeknik Negeri Balikpapan Harus Mampu Jawab Kebutuhan Kerja
Sabtu, 7 Januari 2012 12:24:39 - oleh : aliabrar
BALIKPAPAN - Politeknik Negeri Balikpapan diharapkan mampu menjawab tantangan kebutuhan kerja di Kaltim yang mendapat penunjukkan oleh Pemerintah Pusat untuk beberapa program nasional. Program nasional yang harus dilaksanakan di Kaltim yaitu Klaster Industri Berbasis gas dan Kondensat, Klaster Industri berbasis Pertanian dan Oleochemical serta penunjukkan Kaltim sebagai Lumbung Pertanian Nasional dalam pengembangan program Rice Estate. Hal tersebut dikatakan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak saat mendampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh meresmikan perubahan status Politeknik Balikpapan menjadi Politeknik Negeri Balikpapan, Jumat (6/1). Klaster Industri Berbasis Gas dan Kondensat, Klaster Industri Berbasis Pertanian dan Oleochemical serta pengembangan lahan pertanian Rice Estate yang seluruhnya memerlukan aplikasi dan perlakuan teknologi, sementara kesiapan SDM Kaltim masih sangat sedikit. Menurut Gubernur, dengan berubahnya status Politeknik Balikpapan menjadi Politeknik Negeri akan menjadi kebanggaan masyarakat, utamanya masyarakat Balikpapan. "Selama ini masyarakat Kaltim, khususnya masyarakat Balikpapan sangat mendambakan perhatian lebih pada politeknik ini sebagai sarana meningkatkan kualitas SDM, menuju masa depan yang lebih baik," ujarnya. Lanjut Gubernur, sebelum tahun 2013, Kota Balikpapan diharapkan bisa menjadi salah satu pusat pendidikan di Kaltim karena memiliki universitas, politeknik dan ditambah lagi dengan Institut Teknologi Kalimantan (ITK) yang berskala lebih luas. "Di Kaltim telah terdapat 70 Perguruan Tinggi, 2 Universitas Negeri, 5 Politeknik dan 21 Akademi serta puluhan universitas serta sekolah tinggi swasta," ucapnya. Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhammad Nuh mengharapkan dengan berubahnya status menjadi Politeknik Negeri ini dapat lebih meningkatkan kualitas dan peran serta Politeknik Balikpapan dalam Pembangunan di Kaltim. Nuh juga meminta kepada kepada Walikota Balikpapan dan Rektorat untuk dapat mengawasi jalannya proses pembelajaran. "Jangan jadikan kampus sebagai juragan untuk mencari keuntungan. Sekali-sekali, jemputlah masyarakat miskin yang tidak mampu secara ekonomi, tetapi memiliki prestasi akademik untuk kuliah di Politeknik Balikpapan," ujarnya. Dalam peresmian Politeknik Balikpapan ini, Mendikbud M Nuh dan Gubernur Kaltim menandatangani Nota Kesepahaman untuk pendirian Institut Teknologi Kalimantan (ITK) yang pembangunannya dimulai 2012 ini. Selain itu, M. Nuh juga berkesempatan membubuhkan tandatangan pada batu prasasti serta membuka selubung papan nama baru Politeknik Negeri Balikpapan. (yul/hmsprov)