BALIKPAPAN - Penantian Kota Minyak sebagai kota vokasi sudah dimulai dengan adanya Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Adalah Politeknik Balikpapan (Poltekba) di Jl Soekarno Hatta, Km 8, Batu Ampar, Balikpapan Utara, yang menempuh fase terakhir menjadi negeri, setelah
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhammad Nuh menandatangani MoU (memorandum of understanding) dengan Pemkot dan Pemprov tentang peningkatan kapasitas PTN di Kaltim, Jumat, kemarin. Sebagai tahap awal, dikucurkan anggaran Rp 41,4 miliar. Rinciannya, Pemda (Pemprov dan Pemkot) tahun ini mengalokasikan Rp 8,4 miliar (Rp 5 miliar pemprov, Rp 3,4 miliar pemkot). Maka, total alokasi pertama penegerian Poltekba ini disokong Rp 41 miliar. Rp 11,7 miliar untuk operasional dan Rp 29,4 miliar untuk pembangunan.
Diketahui, Poltekba menjadi negeri atas terbitnya Permendiknas nomor 41 tahun 2011 tertanggal 9 September lalu. Itu melewati pengajuan yang alot sejak 2006 lalu oleh Pemkot Balikpapan.
Mendikbud Muhammad Nuh mengatakan, dengan penegerian ini, hak-hak Poltekba menjadi tanggung jawab pusat.
Di tahun pertama, disediakan Rp 33 miliar bersumber dari APBN 2012. Uang itu untuk meningkatkan fasilitas kampus. “Fasilitas tergantung keperluan kampus. Setidaknya bisa naik angka penerimaan mahasiswa baru, lebih dari 500 orang,” sebutnya.
Selain itu, kata dia, tentu penguatan SDM dilakukan. Dari 23 dosen dan 1 tenaga ahli, hingga saat ini masih 10 orang yang dialihkan menjadi PNS pusat. Selebihnya secara bertahap. Tapi Pemda minimal masih membantu 2 tahun sejak ditetapkan.
“Saya berharap kelak tidak ada lagi mahasiswa yang diberhentikan dengan alasan tidak sanggup membayar biaya pendidikan. Kalau dilihat berdasar nilai akademik, ya silakan saja diberhentikan,” terangnya.
Gubernur Awang Faroek Ishak menyebut, ini adalah PT yang ke lima dari 70 PT di seluruh Kaltim. Tiga politeknik lainnya, yaitu, Politeknik Negeri dan Polteknik Pertanian Negeri di Samarinda. Serta dua Universitas, Mulawarman dan Borneo di Tarakan.
Dia berharap, ini bisa menjawab pemerataan kebutuhan pendidikan di Kaltim dengan bisa mencetak SDM yang mumpuni. “Poltekba ini berdiri sendiri, Jadi tak benar kalau Poltekba akan menjadi ITK. Tapi, dua-duanya akan dibangun,” ungkapnya. (*/nik/*/lim/k1)