• Home
  • Poltekba
    • Tentang Poltekba
    • Visi Misi
    • Design
    • Kontak Kami
  • Modules
    • Gallery
    • Statistik Website
    • Alquran Online
    • PHP Snippets
    • Song Lyrics
    • FAQ
    • Forum diskusi
  • Katalog Website
  • Guestbook
  • Download

Selayang Pandang

Lokasi geografis Kota Balikpapan yang strategis sebagai pintu gerbang Kalimantan Timur yang dilengkapi dengan fasilitas Bandar  Udara Internasional dan Pelabuhan Laut, menjadikan kota Balikpapan menjadi pusat bisnis untuk area Kalimantan. Didukung dengan melimpahnya sumberdaya energi dan suberdaya alam yang terdapat di Kalimatan Timur  hal tersebut menarik berbagai perusahaan baik Nasional maupun multinasional yang beroperasi di Kalimatan Timur memiliki kantor perwakilan dan kantor pusat di Balikpapan, sehingga Kota Balikpapan tumbuh dan berkembang sebagai Kota Jasa, Industri, Pariwisata dan Perdagangan serta merupakan pintu gerbang Provinsi Kalimantan Timur.
Pembangunan di Kawasan Timur Indonesia dan Kalimantan Timur sangat membutuhkan dukungan human capital yang berkualifikasi High Skill dan Middle Skill  yang siap bekerja dengan jumlah yang cukup besar. Sejalan dengan hal tersebut, maka Rencana Strategis (RENSTRA) dan Visi, Misi Pemerintah Kota Balikpapan dalam upaya membangun dan mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) daerah, yang diarahkan dalam empat strategi yaitu High Science 20 % , High skill 30% , Middle Skill 30 % dan Low Skill 20 %. Untuk pencapaian tujuan pada pemenuhan tenaga kerja di level High Skill  maka didirikanlah Politeknik Balikpapan.

Pendirian Politeknik Balikpapan oleh Pemerintah Kota melalui Yayasan Pendidikan Pemerintah Kota merupakan hasil dari suatu proses pemikiran panjang untuk mengantisipasi kemajuan kota Balikpapan sebagai bagian dari Propinsi Kalimantan Timur yang merupakan salah satu pusat industri pertambangan dan migas di tanah air, tetapi tidak didukung oleh lembaga pendidikan yang dapat menghasilkan sumber daya manusia yang memadai, sehingga kebutuhan tenaga kerja pada level high skill  banyak dipenuhi oleh pendatang dari luar daerah yang memiliki lembaga pendidikan yang lebih baik sesuai dengan kebutuhan daerah Kalimantan Timur.

Menyadari akan hal tersebut, maka pada tahun 2000 Pemerintah Kota telah mengadakan suatu seminar pembangunan kota dengan mengundang para pakar pembangunan dan salah satu rekomendasi  dalam rangka pengembangan sumber daya manusia di kota ini dalam rangka memenuhi kebutuhan tenaga kerja adalah penyelenggaraan pendidikan yang menghasilkan tenaga ahli madya dibidang keahlian tertentu (life skill) dalam menangkap peluang untuk SDM Daerah, Dan untuk pengembangan Pendidikan untuk pemenuhan tenaga kerja skill lulusan Sarjana I (S1) mempunyai peluang yang lebih kecil dan dirasa belum mampu bersaing dengan lulusan dari perguruan tinggi terkemuka di pulau Jawa.

Selanjutnya, dalam penyampaian Visi dan Misi H. Imdaad Hamid, SE bersama Mukmin Faisyal selaku Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota pada Pemilukada tahun 2001 adalah : Menjadikan Warga Balikpapan Menjadi Tuan Dirumah Sendiri, dalam arti Balikpapan ingin agar putra-putri Balikapapan memiliki kemampuan yang memadai untuk dapat bekerja pada perusahaan-perusahaan besar/multi nasional yang ada di Balikpapan khususnya dan Kalimantan Timur pada umumnya.

Setelah melalui pembentukan Yayasan Pendidikan Pemerintah Kota Balikpapan dengan Akte Notaris Mohamad Rasjid Umar, SH No. 14/2000  dengan susunan pengurus Pembina  Drs, H. Sarjono, MSi dan Ketua Harian Dra, H. Hernawati, M.Si dan melalui proses yang cukup panjang  berupa dimulai studi kelayakan dilanjutkan pengajuan permohonan izin pendirian Politeknik Balikpapan, maka pada tanggal 2 Agustus 2002 Izin Pendirian Politeknik Balikpapan disetujui melalui Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Tinggi No.168/D/O/2002 dengan penyelenggaraan empat program studi yaitu Teknik Mesin Alat Berat, Teknik Elektronika, Teknik Sipil, dan Tata Boga dengan penyelenggaraan proses pembelajarannya menggunakan fasilitas multi Kampus. Pada awalnya Kantor pusat penyelenggaraan administrasi dilaksanakan di SMP Negeri 12, Kampus I di SMK Negeri I Balikpapan untuk program studi Teknik Mesin Alat Berat, Teknik Elektronika dan Teknik Sipil, sedangkan Kampus II di SMK Negeri 4 Balikpapan untuk penyelenggaraan proses pembelajaran Tata Boga.
                Sedangkan untuk mempersiapkan perkembangan Politeknik kedepan, Pemerintah Kota Balikpapan secara bertahap sejak tahun 2004  telah melakukan upaya pembebasan lahan seluas 15 Ha yang berlokasi di Jl. Soekarno – Hatta Km.8,  yang merupakan  cikal bakal kampus Politeknik Balikpapan saat ini, yang kedepan diharapkan menjadi kampus yang terintegrasi dengan Pusat Pelatihan Kejuruan (Community College).  Perencanaan untuk pengembangan kawasan kampus Politeknik kedepan telah tersusun dalam masterplan yang disusun bekerjasama dengan LAPI-ITB Bandung.  Realisasi masterplan  diawali Peletakan batu pertama pembangunan Kampus Politeknik Balikpapan dilakukan oleh Menteri Pendidikan Nasional Prof. Dr. Bambang Sudibyo pada tanggal 10 Februari 2007 bertepatan dengan peresmian Kota Balikpapan sebagai Kota Vokasi.

Mulai tahun 2008 Kampus baru di Jl. Soekarno – Hatta Km.8 telah dapat ditempati, dilanjutkan dengan pembangunan gedung kuliah untuk Program Studi Elektronika pada tahun 2009.   Dan pada tahun 2010 dibangun gedung Workshop untuk Program Studi Mesin Alat Berat.  Sejak saat itu kampus pusat dan hampir seluruh perkuliahan dipindah ke kampus yang baru sedangkan  untuk kegiatan praktek teknik mesin Alat Berat masih menggunakan fasilitas SMK Negeri 1 Balikpapan dan praktek untuk Tata Boga menggunakan SMK Negeri 4 Balikpapan.
            Dalam proses perjalanannya Politeknik Balikpapan telah mengadakan kerjasama dengan Central Queensland Institute of TAFE (CQIT), dengan Institut Tehnologi 10 Nopember Surabaya (ITS) dan Institut Tehnologi Bandung (ITB), bahkan dalam rangka transfer manajemen Perguruan Tinggi, peningkatan mutu kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan upaya penjaminan mutu internal selama empat tahun yaitu dari tahun 2006 s/d 2010 Direktur Politeknik Balikpapan dijabat Dosen ITB yang merupakan realisasi kerjasama tersebut. Demikian halnya kerjasama yang dilakukan dengan dunia usaha dan dunia industry di kota Balikpapan dan sekitarnya.

Pada tahun 2010, Politeknik Balikpapan telah membuktikan kelaikanya dalam melaksanakan system penjaminan mutu internal dengan hal ini dapat dilihat dari hasil penilaian Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi BAN-PT untuk masing-masing Program Studi adalah sebagai berikut: Teknik Mesin Alat Berat Terakreditasi B dengan nilai 313 (berdasarkan Keputusan BAN-PT No.002/BAN-PT/Ak-X/Dpl-III/V/2010), Tata Boga Terakreditasi B dengan nilai 320, Teknik Elektronika Terakreditasi C dengan nilai 293, Teknik Sipil Terakreditasi C dengan nilai 283 (berdasakan Keputusan BAN-PT No.001/BAN-PT/Ak-X/Dpl-III/V/2010).

Usulan penegerian Politeknik Balikpapan telah disampaikan sejak tahun 2006, namun karena ada persyaratan yang belum dipenuhi hal tersebut belum dapat disetujui dan baru pada tahun 2010 setelah mendapatkan akreditasi serta bimbingan dari Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional serta dukungan penuh dari Bapak Gubernur dan Ketua DPRD Propinsi Kalimantan Timur serta Ketua DPRD Kota Balikpapan, usulan penegerian diajukan kembali kepada Menteri Pendidikan Nasional dan dapat ditindak lanjuti dengan tahap visitasi oleh  Tim Visitasi Kementrian Pendidikan Nasional Penegerian Politeknik untuk melakukan verifikasi kelapangan pada tanggal 20 mei 2011 dan dilanjutkan acara serah terima asset  dari Pemerintah Kota Balikpapan dan Yayasan Pendidikan Pemerintah Kota Balikpapan kepada kementerian Pendidikan Nasional, sebagai bagian dari proses penegerian Politeknik Balikpapan pada tanggal 29 Mei 2011. Dan puncak proses penegerian yang merupakan tonggak baru sejarah Politeknik adalah pada tanggal 9 September 2011 dengan ditandatanganinya Permendiknas Nomer 41 Tahun 2011 tentang Pendirian Organisasi dan Tata Kerja Politeknik   Negeri Balikpapan.
                Dalam masa transisi Politeknik Negeri Balikpapan tetap akan mendapatkan bantuan biaya operasional dan bantuan lainya dari pemerintah Kota Balikpapan dan Pemerintah Propinsi Kalimantan Timur sebagaimana tertuang dalam surat komitmen pembiayaan baik dari Pemerintah Kota Balikpapan, Ketua DPRD Kota Balikpapan, Pemerintah Propinsi Kalimantan Timur dan Ketua DPRD Kalimantan Timur.

            Berikut adalah nama-nama Direktur Politeknik Balikpapan dari awal berdiri 2 Agustus 2002 sampai dengan saat ini:

1. Ir. Wahyudi Widodo (2002 s.d 2006)

2. Ir. Tutuka Ariadji, MSc., Ph.D. (2006 s.d 2008)

3. Dr. Ir. Purnomo Soekirno (2008 s.d 2010)

4. Totok Sulistyo, ST., MT (2010 s.d Saat ini)

 

Beranda

  • Visi & Misi
  • Tentang Kami
  • Struktur Organisasi
  • Site Credit
  • Download
  • Links
  • Info SPMB 2012
  • Lokasi Pengunjung
  • Jurnal Poltekba 2011

Interaktif

  • Contact Us
  • Guestbook
  • Gallery
  • Statistik Website
  • Bulletin Nurul Ilmi

Program Studi

  • T. Mesin Alat Berat
  • T. Elektronika
  • T. Sipil
  • Tata Boga

Rubrik

  • Berita Terkini
  • Komputer Dan Internet
  • Bisnis dan Ekonomi
  • Olahraga
  • Sain dan Teknologi
  • Tips And Trik
  • Mahasiswa
  • Politik
  • Artikel
  • Seputar Kampus
  • Kesehatan

Statistik Situs

Visitors :29461 Org
Hits : 100083 hits
Month : 1689 Users
Today : 135 Users
Online : 5 Users

Hijjrah Date

Jamadil Akhir
29
Isnin
1433 HIJRIAH

Support

Bella/Sekretariat
Status YM
Freddy/Sekretariat
Status YM
Lina-AKademik/PMB
Status YM
Edi Wibowo-Humas
Status YM

Advertorial

banner
banner

Artikel Terakhir

  • PENGUMUMAN SELEKSI ...
  • PENGUMUMAN SELEKSI ...
  • Setelah Peresmian, ...
  • Lulusan Ilmu Teknik...
  • Mendikbud: Jumlah L...
  • Pemerintah akan gan...
  • SBY Setuju ITK di B...
  • Politeknik Balikpap...
  • Politeknik Negeri B...
  • Politeknik Balikpap...

© 2011 | Poltekba

Home | SiteMap | RSS Feed